The Life of Fowler 164

Subtitle

Blog

Mengenal Komponen dan Tipe Ekosistem

Posted by [email protected] on
Apakah kau tenar dengan kata ekosistem? Baik untuk istilah yang mempunyai arti non harfiah, kata ini diambil dari sebuah topik bahasan di bidang Biologi. Ternyata, konsep ini sangat menarik dibahas, lho, sebab memiliki berbagai bagian, yang terdiri atas semacam itu banyaknya aspek juga, serta memiliki jenis-tipe yang bahkan dapat kita ciptakan sendiri.

Kata ini berasal dari bahasa Yunani Ekologi, yang berarti integrasi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekologi sendiri terdiri atas kata oikos yang berarti rumah, dan logos yang berarti ilmu. Ya, di sini kita bisa mempelajari sebuah cabang Biologi seputar rumah atau lingkungan para makhluk hidup. Di sini, kita akan memahami fungsionalitas antara makhluk dan lingkungannya yang memunculkan interaksi, kekerabatan yang erat, dan sifat saling memengaruhi.

Kali ini di ekosistem.co.id, kita akan membahas sesuatu yang dasar tetapi bersifat esensial. https://ekosistem.co.id/ saja bagian dan ragam dari ekosistem?

Pada sebuah lingkungan hidup, terdapat dua bagian, adalah biotik dan abiotik. Komponen biotik yaitu klasifikasi yang mewakili semua makhluk hidup pada lingkungan berkaitan, misalnya manusia, binatang, tanaman atau tumbuhan, malahan jasad. Bagian biotik terbagi menjadi tiga ragam, ialah produsen, konsumen dan pengurai. Tipe produsen yaitu makhluk hidup yang membikin makanannya sendiri. Ragam konsumen yaitu ragam yang tidak bisa membikin makanannya sendiri, karenanya dari itu mengkonsumsi apa yang dijadikan produsen. Kita mengenal tiga variasi konsumen, berupa karnivora, herbivora dan omnivora. Tipe pengurai yaitu yang bertugas menguraikan organisme yang mati untuk menjadi bahan organic berikutnya.

Di sisi lain, komponen abiotik yakni segala yang bukan makhluk hidup, terdiri atas elemen jasmaniah dan kimia. Guna menjaga keseimbangan antara makhluk hidup dan non hidup pada ekosistem, dibutuhkan unsur-unsur yang mendorong kehidupan mereka juga. Unsur jasmani meliputi sinar sang surya, air, tanah, dan angin. Sementara faktor kimia meliputi suhu dan fokus garam.


Beralih ke pembahasan mengenai variasi ekosistem, terdapat tiga ragam yang di klasifikasi menurut lahan dan cara pembuatannya. Dua variasi alami ialah ragam akuatik atau air, serta terrestrial atau darat yang terbentuk secara alamiah juga atas apa yang ada di muka bumi. Di sisi lain, terdapat sebuah lingkungan hidup buatan juga, yang tetap mengandung faktor-elemen alamiah tadi, tapi dengan eksistensi yang diwujudkan oleh manusia dan mesin. Dengan memanfaatkan alat dan kekuatan yang bersifat eksternal, tipe buatan dicairkan dengan adanya dampak manusia dalam keberlangsungannya, serta kurangnya diversitas. Variasi ini memiliki teladan kebun dan hutan buatan, sawah irigasi, lahan dari tadah hujan, hingga pedesaan dan perkotaan.

Itulah penjelasan singkat nan fundamental mengenai ekosistem. Nantikan dan peroleh info atau referensi lainnya, hanya di ekosistem.co.id!

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

1 Comment

Reply Dorris
5:42 AM on March 2, 2021